Bupati Kapuas Hulu Pantau Pembangunan Rumah Betang Kabupaten Kapuas Hulu

Image Thumbnail

Bupati Kapuas Hulu, AM. Nasir, S.H. memantau perkembangan pembangunan rumah betang Kabupaten Kapuas Hulu, di Desa Pala Pulau, Kecamatan Putussibau Utara, Selasa 11 Desember 2018 pukul 14.00 WIB. Dalam kunjungannya Bupati didampingi Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kapuas Hulu, Petrus Kusnadi serta Kabid Kebudayaan, A. Itoni.

Setelah memantau progres pembangunan Bupati Kapuas Hulu memberi tanggapan yang positif. Menurutnya pembangunan tersebut sudah baik. "Setelah melihat ini, alhamdulilah sudah bagus pembangunannya,". Bupati Kapuas Hulu berharap, dengan adanya Rumah Betang dapat membuat masyarakat adat, khususnya Dayak, lebih semangat melestarikan budaya yang ada. "Rumah Betang ini pasti banyak manfaat terutama untuk acara adat. Kemudian bisa juga dijadikan sarana perkumpulan yang menggali potensi adat yang ada," ucap Bupati Kapuas Hulu.

Tak luput Bupati Kapuas Hulu juga berpesan agar Dewan Adat Dayak Kapuas Hulu menginisiasi pelaksanaan gawai Dayak Kabupaten di Rumah Betang tersebut. "Setelah ini harus ada gawai. Paling tidak event Kabupaten dipusatkan jadi satu. Jadi masyarakat adat se Kapuas Hulu tahu kita sudah ada betang,". Terkait dengan pembangunan lanjutan di betang Kapuas Hulu, Bupati Kapuas Hulu tegaskan itu akan dilanjutkan di Tahun 2020. "Untuk 2018, dana sudah habis, kalau di tahun 2019 anggaran sudah diketuk. Lanjutnya mungkin di 2020," papar Bupati Kapuas Hulu.

Sementara itu Kepala Dinas (Kadis) Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kapuas Hulu, Petrus Kusnadi menuturkan, pihaknya sangat mengapresiasi respon positif Bupati. Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kapuas Hulu menjelaskan pihaknya bertekat pekerjaan tuntas dengan ketentuan yang ada. "Sebagai OPD yang bertanggungjawab dalam pembangunan betang ini dan sebagai Sekretaris DAD Kapuas Hulu, kami sangat berterimakasih atas kunjungan Bupati. Apalagi beliau puas dengan kemajuan pekerjaan," papar Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kapuas Hulu.

Terkait pembangunan Rumah Betang, Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kapuas Hulu mengatakan, itu ada beberapa tahap. Ada yang menggunakan dana Bantuan Sosial (Bansos) ada yang melalui tender. "Awalnya pembangunan gunakan dana bansos, anggaran dari Pemda Kapuas Hulu Rp 4 milyar dan Pemprov Kalbar Rp 1 milyar. "Ini untuk pembangunan fondasi sampai kerangka payung," papar Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kapuas Hulu.

Sementara pembangunan tahap akhir ini sistem kontraktual. Awalnya dianggarkan Rp 2,3 milyar dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, namun setelah lelang jatuh jadi Rp 1,9 milyar. "Itu untuk finishing, baik itu lantai dasarnya dioker, pasang jaringan listrik l, buat wc, pengerjaan platfom dan pengecatan,". Terkait peresmian betang kalau memungkinkan dilaksanakan di Tahun 2019. Meskipun sebetulnya masih banyak yang harus dipersiapkan lagi. "Kita usahakan peningkatan lagi di Tahun 2020. Pembangunannya secara total seperti pelataran, parkir, taman, pagar dan drinase," ungkap Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kapuas Hulu.

Sehubungan dengan pekerjaan finishing Rumah Betang di Tahun 2018, Direktur CV. Deo Tero, Sukarno menargetkan selesai di Tanggal 20 Desember 2018. "Kendala tidak ada sejauh ini. Target kami selesai di 20 Desember,". Terkait pengerjaan dari dana Rp 1,9 milyar itu digunakan untuk pengecatan, pembuatan wc, oker, pemasangan keramik dan ornamen. "Betang ini berukuran 60 meter untuk panjangnya, sementara lebar berukuran 18 meter," papar Direktur CV. Deo Tero. (Doc. Bidang SAI-DKIS)

.

Share Post: